Membuat Surat Lamaran Bahasa Inggris (Job Application Letter): Pengertian, Struktur, Contoh dan Tips Membuatnya
"Pelajari Job Application Letter secara lengkap, mulai dari pengertian, tujuan, struktur, contoh surat lamaran kerja bahasa Inggris"
SkolarEnglish.Com - Pernah membayangkan sudah menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai, memiliki kemampuan yang dibutuhkan, bahkan merasa sangat yakin dengan pengalaman yang dimiliki, tetapi tidak pernah dipanggil untuk mengikuti interview?
Pernah membayangkan sudah menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai, memiliki kemampuan yang dibutuhkan, bahkan merasa sangat yakin dengan pengalaman yang dimiliki, tetapi tidak pernah dipanggil untuk mengikuti interview?

Salah satu penyebabnya bisa jadi bukan karena Anda tidak memenuhi kualifikasi, melainkan karena Job Application Letter atau surat lamaran kerja yang dikirim belum mampu meyakinkan perusahaan.
Dalam proses rekrutmen, surat lamaran kerja merupakan salah satu dokumen penting yang membantu perusahaan mengenal calon pelamar sebelum melihat lebih jauh kemampuan dan pengalamannya. Surat yang ditulis dengan baik dapat menunjukkan bahwa pelamar memahami posisi yang dilamar, memiliki motivasi, serta mampu berkomunikasi secara profesional.
Lalu, apa sebenarnya Job Application Letter? Apa saja strukturnya? Bagaimana cara membuatnya dalam bahasa Inggris? Dan seperti apa contoh yang benar?
Artikel ini akan membahasnya secara lengkap.
Apa Itu Job Application Letter?
Job Application Letter adalah surat yang dibuat oleh seseorang untuk mengajukan lamaran terhadap suatu pekerjaan atau posisi tertentu di sebuah perusahaan atau organisasi.
Dalam bahasa Indonesia, Job Application Letter dapat disebut sebagai surat lamaran kerja.
Surat ini biasanya dikirim bersama Curriculum Vitae (CV), resume, sertifikat, portofolio, atau dokumen pendukung lainnya. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan diri kepada perusahaan sekaligus menjelaskan alasan mengapa pelamar tertarik terhadap posisi tersebut dan mengapa dirinya layak dipertimbangkan.
Berbeda dengan CV yang berisi informasi tentang pendidikan, pengalaman, keterampilan, dan pencapaian secara lebih sistematis, Job Application Letter memberikan kesempatan kepada pelamar untuk berkomunikasi secara langsung dengan recruiter atau hiring manager.
Karena itu, surat lamaran tidak seharusnya hanya mengulang seluruh isi CV.
Tujuan Job Application Letter
Secara umum, Job Application Letter memiliki beberapa tujuan penting.
Pertama, memperkenalkan diri kepada perusahaan. Pelamar dapat menyampaikan identitas dan posisi yang ingin dilamar.
Kedua, menunjukkan ketertarikan terhadap pekerjaan. Surat dapat menjelaskan alasan pelamar tertarik terhadap perusahaan maupun posisi tertentu.
Ketiga, menjelaskan kualifikasi yang relevan. Pelamar dapat menonjolkan pendidikan, pengalaman, keterampilan, atau pencapaian yang sesuai dengan persyaratan pekerjaan.
Keempat, meyakinkan recruiter bahwa pelamar merupakan kandidat yang potensial.
Kelima, mendapatkan kesempatan mengikuti tahap seleksi berikutnya, seperti interview, tes kemampuan, atau assessment.
Dengan kata lain, Job Application Letter berfungsi sebagai jembatan antara pelamar dan perusahaan.
Struktur Job Application Letter
Agar surat lamaran terlihat profesional, terdapat beberapa bagian yang perlu diperhatikan.
1. Sender's Address
Bagian ini berisi alamat pengirim surat. Dalam format surat bahasa Inggris, biasanya alamat ditulis di bagian atas surat.
Contoh:
Dalam surat lamaran modern yang dikirim melalui email, informasi kontak seperti nomor telepon dan alamat email juga dapat dicantumkan.
2. Date
Date menunjukkan tanggal surat dibuat.
Contoh:
August 19, 2026
Penulisan tanggal dalam bahasa Inggris dapat menggunakan beberapa format, tetapi sebaiknya mengikuti format profesional yang konsisten.
3. Inside Address
Inside Address berisi informasi mengenai penerima surat, biasanya recruiter, Human Resources Department, atau perusahaan.
Contoh:
Jika nama penerima tidak diketahui, penggunaan Hiring Manager dapat menjadi pilihan yang aman.
4. Salutation
Salutation adalah salam pembuka.
Contoh:
Dear Hiring Manager,
Jika mengetahui nama penerima, dapat menggunakan:
Dear Mr. Anderson,
atau
Dear Ms. Taylor,
Hindari penggunaan salam yang terlalu informal dalam surat lamaran profesional.
5. Opening Paragraph
Paragraf pembuka menjelaskan posisi yang ingin dilamar dan dari mana informasi lowongan tersebut diperoleh.
Contoh:
I am writing to apply for the position of Marketing Assistant at ABC Company, which I found advertised on your company's website.
Bagian ini sebaiknya langsung pada inti permasalahan. Jangan membuat pembukaan terlalu panjang.
6. Body Paragraph
Bagian body merupakan bagian terpenting karena pelamar dapat menjelaskan kualifikasi yang dimiliki.
Misalnya:
pendidikan,
pengalaman kerja,
keterampilan,
sertifikasi,
pencapaian,
kemampuan komunikasi,
kemampuan menggunakan software tertentu,
pengalaman organisasi, atau
pengalaman yang relevan dengan posisi.
Contoh:
I graduated from SMK with a major in Business and Management. During my internship, I gained experience in handling customer inquiries, preparing documents, and supporting daily administrative tasks.
Perhatikan bahwa contoh tersebut tidak sekadar mengatakan “Saya memiliki kemampuan administrasi”, tetapi memberikan konteks tentang bagaimana kemampuan tersebut diperoleh.
7. Closing Paragraph
Closing paragraph digunakan untuk menunjukkan harapan dan kesediaan mengikuti proses seleksi.
Contoh:
I would welcome the opportunity to discuss my qualifications further in an interview. I am available at your convenience and look forward to hearing from you.
Kalimat tersebut menunjukkan sikap profesional dan percaya diri tanpa terdengar terlalu memaksa.
8. Complimentary Close
Bagian ini merupakan salam penutup.
Contoh:
Sincerely,
atau
Yours faithfully,
Kemudian dilanjutkan dengan nama pelamar.
9. Signature
Bagian terakhir adalah nama dan tanda tangan pelamar jika surat dicetak.
Contoh:
Masalah yang Sering Terjadi Saat Membuat Job Application Letter
Banyak pelamar melakukan kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari.
Kesalahan pertama adalah menggunakan satu surat yang sama untuk semua perusahaan. Setiap lowongan memiliki kebutuhan berbeda. Surat lamaran sebaiknya disesuaikan dengan posisi yang dituju.
Kesalahan kedua adalah terlalu banyak membicarakan diri sendiri tanpa menghubungkannya dengan kebutuhan perusahaan.
Misalnya:
I am hardworking, friendly, responsible, creative, and disciplined.
Pernyataan tersebut memang positif, tetapi terlalu umum.
Akan lebih kuat jika ditulis:
My experience in handling customer complaints has developed my communication and problem-solving skills.
Kesalahan ketiga adalah mengulang seluruh isi CV. Surat lamaran seharusnya menyoroti pengalaman paling relevan, bukan menyalin semua informasi dalam CV.
Kesalahan keempat adalah terlalu panjang. Recruiter biasanya harus membaca banyak lamaran. Karena itu, surat harus singkat, jelas, dan fokus.
Kesalahan kelima adalah kesalahan grammar dan spelling. Untuk Job Application Letter berbahasa Inggris, kesalahan seperti “I am interest” atau “I have experience in work as...” dapat mengurangi kesan profesional.
Solusi: Gunakan Formula Sederhana
Untuk mempermudah membuat Job Application Letter, gunakan formula:
Position + Source + Qualification + Experience + Skills + Motivation + Call to Action
Artinya:
Position — Posisi apa yang dilamar?
Source — Dari mana mengetahui lowongan?
Qualification — Apa kualifikasi utama?
Experience — Pengalaman apa yang relevan?
Skills — Keterampilan apa yang mendukung?
Motivation — Mengapa tertarik?
Call to Action — Apa harapan terhadap proses berikutnya?
Dengan formula tersebut, surat akan lebih terarah dan tidak berisi kalimat yang tidak diperlukan.
Contoh Job Application Letter
Berikut contoh sederhana Job Application Letter untuk posisi Administrative Assistant.
Dear Hiring Manager,
I am writing to apply for the Administrative Assistant position at ABC Company, which I found advertised on your company's website.
I recently graduated from SMK majoring in Office Administration. During my internship, I gained practical experience in managing documents, preparing reports, organizing files, and communicating with customers. I am also familiar with Microsoft Word, Microsoft Excel, and PowerPoint.
I am a responsible, organized, and detail-oriented person. I believe my administrative skills, willingness to learn, and ability to work both independently and as part of a team would allow me to contribute positively to your company.
I would welcome the opportunity to discuss my qualifications further in an interview. Thank you for considering my application. I look forward to hearing from you.
Mengapa Contoh Tersebut Efektif?
Contoh tersebut memiliki struktur yang jelas. Pada paragraf pertama, pembaca langsung mengetahui posisi yang dilamar dan sumber informasi lowongan.
Pada paragraf kedua, pelamar menjelaskan pendidikan dan pengalaman yang relevan.
Pada paragraf ketiga, pelamar menunjukkan karakter dan keterampilan yang mendukung posisi tersebut.
Kemudian, paragraf terakhir memberikan ajakan secara profesional untuk melanjutkan komunikasi melalui interview.
Struktur seperti ini membuat surat lebih mudah dibaca dan membantu recruiter menemukan informasi penting dengan cepat.
Cara Membuat Job Application Letter yang Menarik
Agar surat lamaran lebih kuat, terapkan beberapa tips berikut.
Pertama, pahami lowongan pekerjaan. Baca job description dengan teliti dan identifikasi keterampilan yang paling dibutuhkan.
Kedua, sesuaikan surat dengan posisi. Jangan menggunakan surat yang sama untuk posisi marketing, receptionist, technician, dan administrative staff.
Ketiga, gunakan bahasa profesional. Pilih kalimat yang sederhana, jelas, dan sopan.
Keempat, tampilkan bukti. Jangan hanya mengatakan bahwa Anda “good at communication”. Jelaskan pengalaman yang membuktikannya.
Kelima, gunakan kata kerja yang kuat, seperti:
managed
organized
assisted
prepared
handled
developed
coordinated
supported
communicated
achieved
Keenam, lakukan proofreading. Periksa grammar, spelling, punctuation, nama perusahaan, dan posisi yang dilamar sebelum mengirimkan surat.
Job Application Letter untuk Siswa SMK
Bagi siswa atau lulusan SMK yang belum memiliki banyak pengalaman kerja, jangan merasa bahwa Job Application Letter akan sulit dibuat.
Pengalaman tidak harus selalu berupa pekerjaan formal. Anda dapat menggunakan pengalaman:
Praktik Kerja Lapangan (PKL),
magang,
organisasi sekolah,
project sekolah,
kompetisi,
kegiatan ekstrakurikuler,
volunteer,
freelance, atau
proyek pribadi.
Misalnya, siswa Teknik Otomotif dapat menulis:
During my internship at an automotive workshop, I gained experience in assisting technicians, checking vehicle components, and maintaining workshop equipment.
Kalimat tersebut jauh lebih relevan untuk posisi Automotive Technician dibandingkan hanya menulis:
I am a hardworking person.
Kesimpulan
Job Application Letter adalah surat profesional yang digunakan untuk melamar pekerjaan sekaligus memperkenalkan kualifikasi pelamar kepada perusahaan. Surat ini bukan sekadar formalitas, tetapi dapat menjadi kesempatan pertama untuk membangun kesan positif di mata recruiter.
Struktur utamanya meliputi sender's address, date, inside address, salutation, opening paragraph, body, closing paragraph, complimentary close, dan signature.
Kunci membuat Job Application Letter yang baik adalah singkat, relevan, spesifik, profesional, dan disesuaikan dengan posisi yang dilamar.
Jangan hanya mengatakan bahwa Anda adalah kandidat yang terbaik. Tunjukkan melalui pendidikan, pengalaman, keterampilan, dan contoh konkret yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Pada akhirnya, tujuan Job Application Letter bukan untuk menceritakan seluruh kehidupan Anda, tetapi untuk membuat recruiter berpikir:
“Kandidat ini memiliki kualifikasi yang menarik. Saya ingin mengenalnya lebih jauh melalui interview.”
Jika surat Anda berhasil menciptakan kesan tersebut, maka Job Application Letter telah menjalankan fungsinya dengan baik.
Jika ini dirasa bermanfaat, tolong beritahu teman-teman yang lain dan bisa berkunjung lagi ke sini di https://www.skolarenglish.com/. Saran dan masukaya sangat diharapkan.